Friday, 20 April 2018

Adab Murid Terhadap Guru Dalam Menuntut Ilmu Menurut Kitab Ta'lim Muta'allim

Adab Murid Terhadap Guru Dalam Menuntut Ilmu 
Menurut Kitab Ta'lim Muta'allim


Akhlak Murid Salam Cium Tangan Guru
Sekarang ini, moral para murid sedikit banyak telah mengalami kemerosotan. Para murid cenderung melupakan sopan satun teradap guru yang pada dasarnya orang tua yang harus dihormati. Boleh jika menganggap guru sebagai teman, namun sopan santun juga harus tetap dijaga.
Apakah sopan jika seorang murid berbicara keras kepada gurunya, menyela pembicaraan guru dan lain sebagainya. Sungguh hal itu sangat tidak beradab. Ada baiknya murid diberi pelajaran adab terhadap guru. Agar moral yang sekarang ini telah terkikis bisa diperbaiki. Beberapa kitab yang bisa dijadikan acuan untuk mengetahui adab murid terhadap guru adalah kitab Ta’lim Muta’alim karya Sheikh Az-Zarnuji.

Dalam kitab beliau  Ta’lim Muta’alim diterangkan adab murid terhadap guru adalah :
  1. Seorang murid tidak berjalan di depan gurunya.
  2. Tidak duduk di tempat gurunya.
  3. Tidak memulai bicara padanya kecuali dengan izin guru.
  4. Tidak berbicara di hadapan guru.
  5. Tidak bertanya sesuatu bila guru sedang capek atau bosan.
  6. Harus menjaga waktu, jangan mengetuk pintunya, tapi menunggu sampai guru keluar.
  7. Seorang murid harus kerelaan hati guru, harus menjauhi hal-hal yang menyebabkan guru marah, mematuhi perintahnya asal tidak bertentanangan dengan agama.
  8. Termasuk menghormati guru adalah juga dengan menghormati putra-putra guru, dan sanak kerabat guru.
  9. Jangan menyakiti hati seorang guru karena ilmu yang dipelajarinya akan tidak berkah


Semua ini penting diketahui murid, karena jika seorang murid menghormati guru, maka ilmu yang diperoleh bisa manfaat dan berkah.
Seorang penyair berkata: “Sesungguhnya guru dan dokter keduanya tidak akan menasihati kecuali bila dimuliakan. Maka rasakan penyakitmu jika tidak menuruti dokter, dan terimalah kebodohanmu bila kamu membangkang pada guru.”

Jadi sangat jelas bahwa menghormati guru itu harus ditanamkan sejak dini kepada murid, agar murid mengetahui adab terhadap guru, sehingga dalam menuntut ilmu para murid diberi kemudahan untuk memahami berbagai macam ilmu pengetahuan yang ada. Hal inilah yang diterapkan di lembaga MTs. Sunan Ampel Karanganyar Kraton Pasuruan bahwa betapa pentingnya akhlakul karimah siswa terutama akhlaknya kepada guru. Murid MTs. Sunan Ampel selalu diajari tidak hanya ucapan melainkan perbuatan yang baik yang layak untuk ditiru dan diamalkan. Semoga postingan ini membawa dampak yang positif dalam menata akhlakul karimah dalam mencari ilmu tidak hanya kepada guru tapi juga kepada orang tua dan orang yang lebih tua. 

Salam Redaksi Supel



Sumber:
[1] Adab Murid Terhadap GuruSyeikh Az-Zarnuji, Ta’lim Muta’alim, terj. Abdul Kadir Aljufri, (Surabaya :Mutiara Ilmu, 2009).
[2] Syeikh Ahmad Nawawi, Jawahirul

0 comments:

Post a Comment